Rabu, 29 Februari 2012

Batu Giok, Jade atau Nephire


Jenis batu yang banyak macam namanya dan di kalangan Tonghoa terkenal dengan nama batu giok. Dalam bahasa asing ia dinamakan batu nephiriete (nephriet). Nilai kerasnya 6 sampai 6 1/2 , sedang susunan kimianya terdiri atas kiezelzuur, thonaarde, ijzeroxydule, magnesia, kalk, dan sedikit natron. Batu ini dinamakan batu kampak, hal ini untuk menunjukkan bahwa jenis batu ini telah diketahui pada masa manusia membuat perkakasa dari batu-batu, misalnya kapak. Ada yang menamakan batu ini batu ginjal (niersteen) karena berhubungan dengan kepercayaan, yaitu batu ini dapat menolak atau menyembuhkan penyakit ginjal atau buah pinggang.

Han Sam Kay penulis Buku Rahasia Batu Permata sewaktu berada di pameran pertama kerajinan batu giok bulan Februari 1987 di Hotel Garden Palace Surabaya milik Mr. Kie dari Hongkong. Jumlahnya lebih dari seratus macam.


Jenis batu ini di Tiongkok sudah dikenal pada kira-kira 400 tahun sebelum Masehi. Batu Giok ini menjadi hamparan Dewi Kwan Im (Dewi Welas Asih atau Avolakitaswara) dan juga dihubungkan dengan kemuliaan Tuhan Allah yang diberi sebutan Giok Hong Siang Tee. Dalam dongeng See Yu nama Giok Hong banyak disebut-sebut karena siluman monyet Kauw Tjee Thian menimbulkan huru-hara di langit (surga), tempat yang gilang-gemilang dari Giok Hong Siang Tee.

Warna batu Giok atau jade bermacam-macam, ada yang berwarna putih susu, abu-abu, hijau kelabu, hijau rumput agak biru, kemerah-merahan, dan merah coklat. Batu giok yang baik hampir-hampir bening dan bebas dari bintik-bintik semacam awan. Sinar batu giok itu kusam dan berminyak. Jenis batu giok yang paling dihargai dan dicari adalah yang berwarna hijau tua rumput dan bersinar bening.

Sesungguhnya batu giok yang biasa dipakai sebagai batu perhiasan adalah jadeit. Susunan kimianya adalah natrium dan aluminium dan berbeda dari batu nephrite yang dihargai tinggi di Tiongkok. Orang yang kurang mengerti sukar membedakan nephrite dan jadeit, kata-kata jadeit berasal dari kata Spanyol hyada.

Di Tiongkok pada zaman purbakala bubuk batu giok digunakan untuk upacara-upacara keramat. Bahkan ahli-ahli kimia mengatakan bahwa batu giok itu dapat menjadi penawar untuk memanjangkan umur.

Batu giok sangat keras, sehingga orang tidak mudah memahat dan mengukir jenis batu ini. Jadi, harus direbus. Bagaimana orang Tionghoa dapat mengerjakan batu giok ini bagi dunia Barat masih satu rahasia. Harus diakui berkat keuletan dan kesabaran, orang Tionghoa dapat membuat macam-macam benda dari batu giok sehingga merupakan hasil seni gosok yang indah.

Batu giok dipercaya mempunyai khasiat untuk:
1.Melindungi diri dari bencana
2.Memberi kekuatan yang gaib
3.Cenderung kepada angan-angan yang mulia dan suci
4.Mencerdaskan otak
5.Menarik hati dalam pergaulan umum
6.Menolak keracunan (infeksi)
7.Mengusir hawa setan
8.Memulihkan rasa bahagia dalam keluarga
9.Menghindarkan dari percideraan dan permusuhan
10.Memberi pengharapan pada yang putus asa.

Menurut kepercayaan orang Tionghoa, batu giok bila jatuh dan pecah jadi dua potong, tidak akan terjadi malapetaka. Meskipun kelihatannya hebat, akan tetapi kalau pecahnya menjadi empat keping atau hancur berserakan, ini akan menjadi tanda bahwa jiwa si pemilik batu giok itu terancam maut.

Batu giok pernah dipakai sebagai cap kerajaan, yaitu sebagai lambang Kerajaan Tiongkok. Dalam riwayat Sam Poo Kong pun, kerajaan dengan batu giok membawa peranan yang penting. Sam Poo Tay Djin pernah berkelana sampai ke Indonesia untuk mencari cap kerajaan batu giok yang hilang.

 Batu-batu giok zaman Han-Tiauw. Tahun Masehi 202-220 sampai zaman Sam Kok.

Kaisar Kian Liong (1736-1795) yang memerintah Tiongkok selama kira-kira 60 tahun berhasil menghimpun 7 ton batu giok untuk dibuat berjenis-jenis benda. Diantaranya ukiran-ukiran naga (liong) dengan corak kuno.


Koleksi batu-batu jade (giok) dapat menunjukkan kedudukan sosial, kebijaksanaan penanaman modal, atau sumber kesenangan si pemiliknya. Batu-batu giok kecil-kecil disebut finger jades (giok sejari-jari) atau fondling jades (giok mungil) banyak digemari orang Hongkong. Ada yang berbentuk binatang-binatang (misalnya ikan, burung dan sebagainya), ada yang berbentuk lempengan berukir, dan ada pua yang berbentuk perhiasan senjata.

Batu giok kecil-kecil ini zaman dahulu digantungkan pada ikat piggang. Kini orang-orang Hongkong menyembunyikannya di balik baju meskipun pengikatnya masih tampak. Ada yang percaya bahwa batu giok dapat mengusir setan dan menyembuhkan penyakit. Adapula yang mengatakan Khong Hu Tju pernah berujar bahwa batu giok adalah semboyan kebaikan, keadilan, kerendahan hati, kemerduan ketabuhan, kesetiaan, dan iman kuat. Batu giok bisa “mati” kalau sering dibelai dan diusap.

Ada yang membuat tanda-tanda Tjap Dji Shio (12 jenis binatang astrologi Tionghoa) dari batu-batu giok dan tentunya ini dimiliki oleh orang-orang hartawan atau penghimpun (kolektor) batu-batu giok. Batu giok ada yang berharga 3000 dollar Hongkong di tahun 80-an, kalau tahun sekarang ada kemungkinan bertambah nilai harganya.


Pustaka: 
Pouw Kioe An/ Han Sam Kay. Rahasia Batu Permata.Mandira.Semarang 1994

free counters

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

entri